-->
  • Jelajahi

    Copyright © HarianUmmat.com | BERITA ISLAM INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    Menu Bawah

    Berilah Anak Mu, Waktu Sedikit Saja

    HarianUmmat.com
    12 Maret 2021, 00:06 WIB Last Updated 2021-03-11T17:06:50Z
    Berilah Anak Mu, Waktu Sedikit Saja

    Oleh : Nashrullah Jumadi          

    Tulisan saya kali hanya ingin memberikan penguatan dan sekaligus penekanan pada kita selaku orang tua, bahwa sejatinya WAKTU KITA DALAM MEMBANGUN PENDIDIKAN DASAR bagi anak2 kita sangat singkat. 

    Maka jangan kehilangan momentum dan jangan pula kehilangan fokus pada anak2 kita dalam memberikan bekal2 dasar pendidikan, yang kelak sangat dibutuhkan oleh anak2 kita.

    Sebagaimana pada catatan saya sebelumnya, bahwa mendidik ANAK SHOLEH/AH, setiap orang tua MEMILIKI MODAL YANG SAMA, tapi mendidik anak pintar TIDAK SETIAP ORANG TUA punya modal yang sama. 

    Maka tidak ada alasan bagi setiap orang tua muslim/ah tidak mampu mendidik anaknya menjadi anak sholeh/ah. Sebab tugas pokok orang tua dihadapan Allah Ta’alla hanya mendidik anak, menjadi anak sholeh/ah, bukan lainnya. 

    Jika kita mampu menjadikan anak kita seorang dokter, pengusaha, teknisi, insinyur atau lainnya, ingat, itu hanya sekedar bonusmu di dunia. Dan akan menjadi bonus tambahan kita,  jika tidak menghilangkan bekal sebagai anak sholeh/ah yang telah kita tanamkan selama ini. Apa artinya anak pintar, jika tidak sholeh/ah. Apa artinya anak sukses jika tidak sholeh/ah  

    Maka di akhirat nanti Tugas pokok kita sebagai orang ini pada akhirnya akan dimintai pertanggungjawab dihadapan Allah Ta’alla.

    Salah satu yang telah Allah Ta’alla berikan pada setiap hambaNya dan setiap orang tua pada khususnya agar punya cukup bekal untuk mendidik anak2 menjadi anak sholeh/ah yakni punya MODAL YANG SAMA, modal itu adalah waktu 24 Jam lamanya. 

    Setiap orang tua mana pun, diberi waktu yang sama. Orang tua pejabat/jelata, pintar atau bodoh, kaya atau miskin, pendidikan tinggi atau rendah, yang punya gelar banyak atau yang tak punya sama sekali. Yang tinggal di istana yang megah atau yang hanya tinggal di gubuk renta. 

    Orang tua yang tak punya hutang atau yang hutang nya melimpah. Mereka semua punya waktu yang sama yakni 24 Jam. Tidak ada yang ditambah walaupun 1 detik saja oleh Allah Ta’alla.

    BERILAH ANAK MU WAKTU SEDIKIT SAJA ....itulah tema catatan ke 47 saya kali ini. Barangkali ada diantara kita orang tua yang bertanya, kenapa hanya WAKTU YANG SEDIKIT SAJA ? Dan kenapa tidak WAKTU YANG BANYAK ? 

    Jika Anak kita minta waktu yang banyak pada kita selaku orang tua, apakah kita sanggup memberi nya ? 

    Apakah kita sanggup menghentikan hobby kita yang tak perlu untuk anak2 kita ?

    Apakah sanggup kita berlama2 dengan anak2 kita hanya sekedar main2, yang barangkali bagi kita itu bukan hal penting ?

    Apakah kita mampu mematikan HP kita sejenak agar bisa bercerita dan main2 dengan anak2 kita ?

    Waktu sedikit saja, terkadang kita tak mampu memberinya, apalagi waktu yang banyak ? 

    Waktu yang sedikit saja, kita sering beralasan, apalagi waktu yang banyak ? 

    Ingat, banyak orang tua hari ini yang tak mampu memberikan sedikit waktunya untuk anak2 nya. Sibuk dengan HP nya, orang tua jaman sekarang ternyata juga banyak yang kecanduan dengan HP, sampai tak punya waktu untuk anak2 mereka. Naudzubillahi min dzalik 

    Orang tua hari ini begitu sibuknya luar biasa, sampai2 lupa bahwa anak2 kita sejatinya LEBIH BERHAK ATAS WAKTU2 KITA bukan orang lain. Terkadang orang juga masih ada yang berkilah, bahwa kesibukkannya selama ini juga untuk anak2 nya, sehingga anak harus paham dan maklum dengan kesibukkan orang tua.  

    Mari kita berbenah diri, apapun alasannya ANAK2 KITA SEJATINYA LEBIH BERHAK ATAS WAKTU2 KITA SELAMA INI. Jangan kuatir dengan hidup mu di dunia, sepanjang ada anak2 disisi kita. 

    Insya Allah, Allah Ta’alla akan menjamin kehidupan kita dengan cara Nya. 

    Rasululah Shollahu ‘alaihi wa salam bersabda : “Tidaklah lahir seorang anak dalam keluarga seseorang melainkan ia menjadi KEMULIAAN tersendiri bagi mereka yang sebelumnya tidak ada” (HR. Thabrani)

    Seorang anak itu terlahir fittroh, tanpa dosa dan jauh dari kepentingan dunia, maka ketika Allah Ta’alla mengamanahkan pada kita selaku orang tuanya di dunia, pasti Allah Ta'alla akan menjamin kehidupannya sampai dirinya baligh dan merasakan nikmatnya dunia. 

    Hal ini juga bisa kita ambil pelajaran, bahwa semakin dekatnya seorang pada Allah Ta’alla (jauh dari kepentingan dunia), maka Allah Ta’alla akan jamin kebutuhannya di dunia dengan cara Nya.

    Maka kembali pada tema diatas, tidak ada alasan bagi kita untuk TIDAK ADA WAKTU BAGI ANAK2 KITA saat ini. Anak2 yang jelas2 mereka lebih mulia dibandingkan kita dihadapan Allah Ta’alla yang telah merasakan nikmatnya dunia yang fana ini. 

    Untuk itu, jika kita menyadari bahwa anak2 kita adalah bagian dari kemulian kita sebagai orang tua, seharusnya kita mampu memperlakukannya bagaikan penghuni surga yang sedang kita layani. Penuh kasih sayang, tidak perlu di bahasa kasar, apalagi main pukul yang membuat hatinya terluka. Penuhi lah hak2 mereka, mumpung mereka ada bersama kita saat ini. 

    Jadikan keberadaan anak2 kita, sebagai modal utama untuk menggapai hidup berkah bersama anak.
           
    Wallahu 'alam bishowab

    Partner Sindikasi Konten:  MENDIDIK ANAK BERKARAKTER SEJAK USIA DINI (Diambilkan dari Catatan harian Pola Pendidikan di PONPES TAHFIZHUL QUR'AN "KH khoirotun Hisan" (KH PUTRA) & (KH PUTRI) 
    0823 2474 5151 (WA)

    Diterbitkan: HarianUmmat.com
    Editor: Aisha Syifa

    YUK BANTU SHARE ......
    MASIH ADA KUOTA SANTRI KH (PUTRA) & (PUTRI) Lulusan SD/MI - PENDAFTARAN SETIAP SAAT SELAMA KUOTA MASIH ADA 

    PENDAFTARAN SANTRIWATI BERKARYA (LULUSAN SMA/MA - TIDAK MAMPU)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru