-->
  • Jelajahi

    Copyright © HarianUmmat.com | BERITA ISLAM INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    Menu Bawah

    Ketika Anakmu Pulang dan Kembali Ke Ponpes KH, Berjuanglah Agar Anakmu Tidak Membawa 'Masalah'

    HarianUmmat.com
    26 Januari 2021, 11:14 WIB Last Updated 2021-01-26T04:14:13Z
    Ketika Anakmu Pulang dan Kembali Ke Ponpes KH, Berjuanglah Agar Anakmu Tidak Membawa 'Masalah'

    KETIKA ANAKMU PULANG DAN KEMUDIAN BALIK KE PONPES KH, BERJUANGLAH AGAR ANAK MU TIDAK MEMBAWA “MASALAH”  

    Tentang kepulangan santri/wati ke rumah dari ponpes, banyak yang menyarankan pada saya untuk dilakukan setiap 3 bulan atau 6 bulan sekali, artinya anak punya waktu yang sangat lama untuk bisa ada di lingkungan keluarganya. 

    Mereka beralasan waktu 3 atau 6  bulan sekali agar anak bisa beradaptasi dengan baik dengan ponpes KH dan ada pula yang menyampaikan bahwa, umumnya ponpes2 saat ini menerapkan pola pendidikan yang seperti itu. 

    Tapi saran di atas, kami pandang hanya sebagai masukkan saja, sebab menurut kita bahwa kepulangan 1 bulan sekali itu sebenarnya waktu yang sudah sangat lama bagi anak2 meninggalkan rumahnya, selain itu pulang adalah hak anak.

    Maka, untuk para santri/wati yang sudah lama dan terbiasa di KH, mengambil jatah pulang saat jadwal kepulangan adalah pilihan. Tapi, bagi santri/wati yang masih kecil dan masih membutuhkan perhatian orang tua, Jika tidak sakit, jauhnya perjalanan atau tidak adanya biaya, saya sarankan untuk bisa pulang ke rumah walaupun tidak lama. 

    Kenapa ? Karena itu adalah hak anak untuk ketemu dengan saudaranya yang lain dan dekat dilingkungannya. 

    Jadi, jadwal kepulangan yang sangat lama, jangan sampai memberi kesan pada anak mengganti apa yang selama ini telah dimilikinya, yakni keluarga dan lingkungannya. 

    Saking lamanya tidak ketemu ibunya (karena yang jenguk selalu abi nya) anak tidak merasa dekat dengan sosok ibunya dan tak tidak rindu pada ibunya. Begitu pula jangan sampai lamanya di ponpes dia tak mengenal lingkungannya.

    Ponpes KH, jangan sampai menjadi pengganti orang tua di rumahnya dan jangan sampai menjadi pengganti lingkungannya selama ini, tapi menguatkan apa yang telah ada dan dimiliki anak hari ini di rumah.   

    Jadwal kepulangan, itulah istilah yang kita pakai sebagai tanda bahwa anak2 pulang ke rumahnya dan ketemu dengan kelaurga yang sesungguhnya. Sedangkan KH hanya sebagai tempat untuk belajar dan membina diri yang sifatnya hanya sementara.

    Maka, KETIKA ANAKMU PULANG DAN KEMUDIAN BALIK KE PONPES KH, BERJUANGLAH AGAR ANAK MU TIDAK MEMBAWA “MASALAH”. Sebab kepulangan anak dan bertemu dengan orang tua, sudah pasti anak2 menyampaikan banyak hal pada orang yang dicintai dan dirindukannya selama mondok.

    Ada cerita bahagia, ada cerita lucu dan ada pula masalah2 yang tak disukai dan dibenci anak pasti akan keluar dan disampaikan pada orang tuanya,  mumpung bisa ketemu orang tua.

    Ya,  nama nya juga anak2 terlebih lagi selama di KH tak mendapatkan tempat untuk curhat dan menyampaikan masalahnya.

    Khususnya masalah atau sesuatu yang dibenci anaknya, apalagi hal menimpa anaknya sendiri selama di pondok, tentunya sebagai orang tua kita tidak terima atas yang terjadi dengan anak2 kita.

    Akhirnya, kita pun ingin meluruskan dan membela anak2 kita, kemudian disampaikan ke pengasuh agar bisa diselesaikan dengan baik. 

    Sebagaimana persoalan diatas, maka hendaknya kita sebagai orang tua, ketika mendapati keluhan, curhat dan masalah yang dihadapi anak2 kita selama di ponpes bisa bijak menyikapi dengan baik, serta menimbang2 dengan bijaksana, masalah ini yang penting sekali atau tidak. Terus apakah masalah ini juga dialami anak2 santri/wati lainnya atau hanya anak kita saja ? Apakah perlu disampaikan pada pengurus KH atau tidak ?

    Coba, kita bisa banyangkan saat jadwal kepulangan, kemudian setiap orang tua menyampaikan masalah anak2 nya ke pengasuh. Wah, alangkah repot dan sibuknya pengasuh ponpes. Belum lagi saat sudah balik ke KH, pengasuh masih dituntut pula menyelesaikan berbagai problem dan masalah yang telah disampaikan orang tua

    KETIKA ANAKMU PULANG DAN KEMUDIAN BALIK KE PONPES KH, BERJUANGLAH AGAR ANAK MU TIDAK MEMBAWA “MASALAH”

    Berjuang agar anak tidak membawa masalah ke ponpes itu penting. Sehingga ketika anak tiba kembali ke KH, mereka bisa kembali fokus belajar. Anak tidak membawa beban dan pengasuhnya pun juga tidak ada beban

    Sekarang jika masalah itu kita balik, setiap ada masalah santri/wati di KH kita sampaikan dan kita laporkan pada orang tua masing2. 

    Pertanyaan nya, kira2 orang tua terbenani tidak ? sedangkan waktu anak2 di KH lebih lama dari pada di rumah, mereka 24 jam tinggal di ponpes tentu banyak sekali masalah dan problem yang terjadi selama di KH

    Pertanyaan, kenapa orang tua tidak mendapat informasi dan kabar dari KH, misal ketika anak nangis, atau anak tidak mau makan, anak berantem dll ? Sebab kita memandang itu tidak penting untuk disampaikan pada orang tua masing2. Ada yang lebih penting dari itu semua yakni anak2 harus mampu dan siap berproses untuk menjadi baik

    Untuk itu, tidak setiap masalah yang terjadi pada anak2 kita selama di KH harus disampaikan pada orang tua atau pengasuh, Tidak setiap masalah santri/wati, harus kita menyelesaikannya, terkadang mereka mampu menyelesaikannya sendiri diantara mereka. Ada juga masalah, yang harus di selesaikan oleh pengasuh. Ada masalah yang cukup kita diamkan, selesai dengan sendirinya. Yang pasti masalah itu harus kita kembalikan pada Allah Ta’alla. 

    Wallahu 'alam bishowab

    Partner Sindikasi Konten:  MENDIDIK ANAK BERKARAKTER SEJAK USIA DINI (Diambilkan dari Catatan harian Pola Pendidikan di PONPES TAHFIZHUL QUR'AN "KH khoirotun Hisan" (KH PUTRA) & (KH PUTRI) 
    0823 2474 5151 (WA)

    Diterbitkan: HarianUmmat.com
    Editor: Aisha Syifa

    YUK BANTU SHARE ......
    MASIH ADA KUOTA SANTRI KH (PUTRA) & (PUTRI) Lulusan SD/MI 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru