-->
  • Jelajahi

    Copyright © HarianUmmat.com | BERITA ISLAM INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    Menu Bawah

    Seorang Pria Tersengat Listrik Saat Ngetir Atap Seng di Karangjambu

    HarianUmmat.com
    12 Januari 2021, 22:01 WIB Last Updated 2021-01-12T15:01:44Z
    Seorang Pria Tersengat Listrik Saat Ngetir Atap Seng di Karangjambu

    HARIAN UMMAT ■ Nasib naas harus dialami Misngad (62) warga RT 04/RW 02 Desa Karangjambu yang mengalami sengatan listrik akibat menyentuh jaringan kabel terbuka saat dirinya bekerja di rumah JR (72) tetangganya di RT 03/RW 01 untuk Ngetir atau memberi lapisan teer/aspal cair di atap rumah sengnya, pada Selasa (12/1/2021).

    Kejadian terjadi pada pukul 08.10 WIB, Ketika itu Misngad sedang mulai ngetir naik di atap rumah JR, namun tanpa sadar dirinya tidak sengaja menyentuh jaringan kabel listrik terbuka yang ada di atap tersebut. Tak ayal hal ini membuat Misngad langsung terjatuh dan pingsan serta mengalami luka bakar di sebagian tubuhnya.

    Melihat kejadian tersebut, pemilik rumah JR dan tetangganya segera memberikan pertolongan kepada Misngad dan melarikannya ke Puskesmas serta melaporkan kejadian ini ke Piket Koramil 09/Karangreja dan Polsek Karangreja yang selanjutnya segera mendatangi TKP.

    Serda M. Karit Babinsa Posramil Karangjambu Koramil 09/Karangreja mendapati laporan kejadian  di wilayah binaaanya bersama anggota Polsek bergegas segera Cek TKP.

    Seorang Pria Tersengat Listrik Saat Ngetir Atap Seng di Karangjambu

    Menurut informasi yang didapat dari Babinsa Serda M. Karit bahwa korban terkena sengatan arus listrik saat ngetir rumah tetangganya yang mengakibatkan korban harus dilarikan ke rumah sakit.

    "Akibat kurang hati-hati Misngad tersengat arus listrik dari kabel yang posisinya terbuka saat dirinya naik ke atap seng di rumah tetangganya ketika dimintai tolong ngetir. Korban pingsang dan terjatuh serta mengalami luka bakar, setelah dilarikan ke Puskesmas, korban di rujuk ke RS. Siaga Medika untuk penanganan lebih lanjut," katanya. 

    "Adanya kejadian ini diharapkan warga berhati-hati ketika harus beraktifitas di tempat yang dimungkinkan berbahaya," imbuhnya.

     ■ pendim/Imam Santoso

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru