-->
  • Jelajahi

    Copyright © HarianUmmat.com | All About Indonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    Menu Bawah

    Ternyata Sang Pendidik Anak Itu Adalah Ayah

    Harian Ummat
    14 Februari 2021, 18:46 WIB Last Updated 2021-02-14T11:46:14Z
    Ternyata Sang Pendidik Anak Itu Adalah Ayah


    Tugas berat dan tanggung jawab besar bagi Sang Ayah 

    TERNYATA SANG PENDIDIK ANAK ITU ADALAH AYAH

    Dua belas tahun silam aku tercenung : 

    Seorang ibu tetiba membunuh tiga orang anaknya. Dalam nanarnya ia berbagi alasan kepadaku :

    "Di era Jahiliyah modern ini, tak sanggup rasanya aku mendidik anak shaleh sendirian, ketika ayahnya tak terlibat. Daripada kelak ia menjadi ahli neraka, lebih baik aku bunuh mereka kala masih menjadi bocah. Biarlah ibunya ini yang masuk neraka"

    Aku terhenyak bertanya dalam hati : Perlukah ayah mendidik anaknya ?

    Bukankah Ia telah begitu disibukkan dengan berbagai ikhtiar tak kenal lelah untuk mencari nafkah, tak kurang dari 8 jam sehari, 40 jam seminggu dan 2.000 jam setahun ? 

    Bukankah itu adalah tanggung jawab bundanya ?

    Aku limbung dan bertanya kepadaNya melalui kitabNya : 

    "Rabb,  siapakah sebenarnya sang pendidik anak itu"

    Aku membuka kitabNya helai demi helai. Lalu ku dapati nama Luqmanul Hakim. Ia adalah seorang pendidik anak teladan, dan ternyata Ia adalah seorang lelaki... Lalu ku cari nama lain, muncullah nama Ibrahim As. Ia pun seorang pendidik anak fenomenal,  dan ia pun seorang lelaki... Lalu kutemukan nama lain, yaitu Imran. Ia adalah seorang pendidik anak, dan ternyata iapun adalah seorang lelaki... Lalu aku pun menemukan nama Ya'qub, Zakaria dan ternyata semuanya adalah lelaki...

    Ah, ternyata aku keliru selama ini. Ternyata sang pendidik anak itu adalah ayah.

    Ayah adalah sang pemimpin,  sosok yang ucapannya didengarkan, perilakunya diikuti dan bahkan isi dompetnya dapat membuat seisi rumah taat kepadanya.

    Ia tak banyak bicara, tapi lebih banyak didengar. 

    Lalu aku dengar pula ada 17 ayat dalam Al-Qur'an tentang pendidikan anak. Ternyata 14 diantaranya dilakoni oleh para ayah, hanya 3 yang dilakoni oleh bunda atau keduanya. Aku sadar sekarang, kenapa dalam Al-Qur'an seorang manusia ditanya di neraka tentang penyebab kedurhakaannya, lalu ia berkata : "aku hanya ikuti ayahku", sehingga Allah murka : 

    "Apakah engkau tetap akan ikuti ayahmu walau ia tak berakal dan tak berpengetahuan ?" 

    Ayah didiklah anakmu karena engkaulah yang kelak akan mampu menjadikannya Yahudi, Nasrani, Majusi atau Muslim.... Ayah, didiklah anakmu, karena kelak engkaulah yang akan ditanyai kenapa anak gadismu keluar tak menutup aurat...

    Dan ayah, banggalah dengan mandatmu karena lewat pendidikanmu, engkau tak hanya menghasilkan anak-anak shaleh dan shalehah, tapi engkau akan membentuk kader-kader peradaban. 

    Bukan hanya melahirkan anak-anak, tapi bahkan keturunan yang akan menjadi pelanjut dinastimu, melalui visi dan misi yang akan kau bangun dalam keluargamu. Karena engkau adalah ayah, dan oleh karenanya engkau adalah pendidik peradaban.

    Percayalah ayah, tak ada yang sebaik anda dalam mendidik iman, visi,  individualitas, tanggung jawab, nyali,  daya juang, jiwa tarung, kepemimpinan, kemandirian, negosiasi, pola pikir atau ketangguhan. 

    Karena kita dapatkan itu semua dari kantor, pasar, gunung, rimba, jalan, bahkan dari perkelahian yang kita lakukan. Dan anak-anak kita menantikan itu semua untuk menaklukkan masa depannya.

    - Ustadz Adriano Rusfi -

    Partner Sindikasi Konten:  MENDIDIK ANAK BERKARAKTER SEJAK USIA DINI (Diambilkan dari Catatan harian Pola Pendidikan di PONPES TAHFIZHUL QUR'AN "KH khoirotun Hisan" (KH PUTRA) & (KH PUTRI) 
    0823 2474 5151 (WA)

    Diterbitkan: HarianUmmat.com
    Editor: Aisha Syifa

    YUK BANTU SHARE ......
    MASIH ADA KUOTA SANTRI KH (PUTRA) & (PUTRI) Lulusan SD/MI - PENDAFTARAN SETIAP SAAT SELAMA KUOTA MASIH ADA 

    PENDAFTARAN SANTRIWATI BERKARYA (LULUSAN SMA/MA - TIDAK MAMPU)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru

    loading...