-->
  • Jelajahi

    Copyright © HarianUmmat.com | All About Indonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    Menu Bawah

    Bisakah Hak-hak Anak Yang Tak Mampu Dicukupi/Dipenuhi Orang Tua Mampu Di Isi Orang Lain?

    Harian Ummat
    07 Februari 2021, 11:04 WIB Last Updated 2021-02-07T04:04:01Z
     
    Bisakah Hak-hak Anak Yang Tak Mampu Dicukupi/Dipenuhi Orang Tua Mampu Di Isi Orang Lain?

    Oleh : Nashrullah Jumadi 

    Tulisan saya pada catatan ke 34 ini menyambung catatan ke 31 saya dengan tema “TIDAK ADA ANAK NAKAL, YANG ADA ORANG TUA YANG NAKAL. TIDAK ADA ANAK YANG TIDAK BERADAB, YANG ADA ADALAH ORANG TUA YANG TAK PUNYA ADAB

    Tidak ada manusia yang sempurna dan tidak ada pula orang tua yang sempurna, bahkan seorang pakar pendidikan anak pun tak luput dari kesalahan, kelupaan, tidak tahu dan tidak mampu mendidik anaknya dengan baik pula. Ya, itulah dunia dimana kita hidup saat ini, semua serba tidak sempurna termasuk orang tua seperti kita saat ini.

    Jika saat ini kita merasa tidak mampu dan tidak punya cukup ilmu mendidik anak2 kita, kita pernah melakukan kesalahan, tidak mengerti bagaimana harus mendidik anak2 kita, binggung dan kalut dengan tingkah anak2 kita dll, sejatinya kita telah “MENJADI ORANG TUA YANG SEMPURNA” 

    Kenapa dikatakan telah “MENJADI ORANG TUA YANG SEMPURNA ?” Sebab jika setiap orang tua mampu mendidik anaknya dengan baik, maka sekolah/pesantren tidak diperlukan lagi, bahkan seorang pendidik juga tidak dibutuhkan, untuk apa ada sekolah/pesantren kalau di didik orang tua saja anak sudah bisa menjadi baik ? 

    Karena ketidak sempurnaan itulah, ada orang tua yang mampu memenuhi hak2 anaknya dengan baik dan banyak pula orang tua yang tak mampu memenuhinya. 

    Jika hak anak itu Kita buat prosentase 100%, ada orang tua yang mampu hanya 70%, ada orang tua yang hanya mampu 30% nya saja, bahkan ada pula yang 100% tak mampu memenuhi hak2 anaknya. Belum lagi jika orang tua punya anak lebih dari 1, kadang satu anak dengan anak lainnya tidak sama mendapatkan haknya dari orang tua.

    Pertanyaannya, Ada apa dengan hak2 anak itu ? Hak anak adalah kebutuhan dasar seorang anak yang wajib dan harus dipenuhi. Siapa pun dia yang pernah menjadi anak2, pasti membutuhkannya, termasuk kita sebagai orang tua.

    Saat kita dulu jadi anak2 pun, kita juga membutuhkan hak2 untuk dicukupi/dipenuhi dengan baik oleh orang tua kita. 

    Entah dia anak seorang pejabat atau anak orang rendahan, dia anak orang seorang pintar atau anak orang yang berpendidikan rendah, anak orang kaya atau miskin, bahkan anak orang kafir atau muslim sekalipun.

    Hak2 dasar anak harus dicukupi/dipenuhi dengan baik, sebab hak anak adalah kebutuhan fitroh seorang anak.

    Termasuk Uswah dan junjungan kita Rasulullah Sholllahu a’alahi wa salam pun, saat masa kecil (Beliau yang nota bene telah menjadi yatim/piatu diusia yang masih kecil)  tak lepas dari hak2 anak yang menjadi kebutuhan dasarnya.

    Pertanyaannya, kapan kira2 hak2 dasar itu diberikan ? Waktu yang tepat memberikan hak2 dasar anak yakni ketika anak masih dalam masa pertumbuhan, disaat mentalitas nya masih labil, ya kalau kira2 usia SD/MI s/d SMP/Mts. Semakin cepat dicukupi/dipenuhi akan semakin baik, bagi perkembangan anak ke depan.

    Maka jangan sepelekan hak2 anakmu, jangan sampai kita memiliki generasi yang lemah, disaat dia harus bertanggungjawab dirinya sukanya masih main melulu, di saat dirinya harus menjadi sosok orang dewasa ternyata pola pikir dan prilakunya seperti anak2 dll.

    Lalu pertanyaan selanjutnya ?  “BISAKAH HAK2 ANAK YANG TAK MAMPU DICUKUPI/DIPENUHI  ORANG TUA MAMPU DI ISI ORANG LAIN ?” sebab tidak setiap orang tua mampu dan bisa memenuhinya ? Jawabannya yakni BISA.

    Sebab YANG PENTING BAGI ANAK BUKAN SIAPA YANG MENCUKUPI/MEMENUHI HAK2 MEREKA, mau pamannya atau kakek/neneknya, mau pengasuh, bahkan orang lain sekali pun tidak ada masalah bagi pribadi anak, sebab bagi mereka yang penting adalah hak2 mereka bisa didapatkannya dengan sempurna 100%, dibawah asuhan orang /lembaga yang tepat.

    Maka menempatkan anak dibahwa pendidikan/orang yang tepat adalah hal yang tak kalah pentingnya untuk di pikirkan orang tua saat ini, khususnya orang tua yang super sibuk.

    Jangan asal sekolah/mondok saja, apalagi hanya melihat dari sisi bangunan yang megah semata, tp nilai dan kenali pula sistem pendidikan yang diterapkan pada anak2 kita, mampukah mencukupi/memenuhi hak2 anak kita yang kurang atau tidak.

    Wallahu 'alam bishowab

    Partner Sindikasi Konten:  MENDIDIK ANAK BERKARAKTER SEJAK USIA DINI (Diambilkan dari Catatan harian Pola Pendidikan di PONPES TAHFIZHUL QUR'AN "KH khoirotun Hisan" (KH PUTRA) & (KH PUTRI) 
    0823 2474 5151 (WA)

    Diterbitkan: HarianUmmat.com
    Editor: Aisha Syifa

    YUK BANTU SHARE ......
    MASIH ADA KUOTA SANTRI KH (PUTRA) & (PUTRI) Lulusan SD/MI - PENDAFTARAN SETIAP SAAT SELAMA KUOTA MASIH ADA 

    PENDAFTARAN SANTRIWATI BERKARYA (LULUSAN SMA/MA - TIDAK MAMPU)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru

    loading...