-->
  • Jelajahi

    Copyright © HarianUmmat.com | All About Indonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    Menu Bawah

    Anak Yang "Kehilangan" Sosok Orang Tua-nya

    Harian Ummat
    31 Januari 2021, 14:24 WIB Last Updated 2021-01-31T07:24:32Z
    Anak Yang "Kehilangan" Sosok Orang Tua-nya

    Oleh : Nashrullah Jumadi 

    ANAK YANG “KEHILANGAN” SOSOK ORANG TUA NYA, ini lah Tema Tulisan saya kali ini. Tema yang barangkali dirasakan oleh mayoritas anak2 kita di jaman ini, jaman yang penuh fitnah, tema yang barangkali juga tidak disadari para orang tua saat ini, bahwa dirinya sejatinya telah “hilang” dalam sanubari anak2 nya sendiri.

    “Kehilangan” sebagaimana tema di tulisan saya diatas bukan hilang secara nyata, yakni atas takdir Allah Ta’alla orang tuanya,  salah satu/kedua nya meninggal dunia. Insha Allah, anak2 yang kehilangan sosok orang tua yang telah tiada.

    Sesungguhnya, Allah Ta’alla tidak akan tinggal diam, Allah Ta’alla akan ikut menguatkan metalnya menjadi sosok anak2 yang kuat, tabah dalam menjalani kehidupannya nantinya

    Tapi “Kehilangan” yang saya maksudkan yakni, Anak yang masih memiliki orang tua yang lengkap,  tetapi dirinya merasa “kehilangan” sosok orang tuanya. Anak tak ubahnya seperti anak yatim, padahal seorang bapak ada disisi nya. Anak bagaikan anak yang Piatu, padahal seorang ibu ada di sisinya. Dan ironis lagi, seorang anak bagaikan hidup sebagaimana anak yatim/piatu, padahal kedua orang tuanya ada disisinya

    Pertanyaannya, kenapa ? 

    Sebab ORANG TUA SERINGKALI TIDAK PERNAH MENGHADIRKAN HATINYA ketika bersama2 dengan anak2 nya. Hidupnya penuh dengan kesibukkan. Sibuk bekerja, Sibuk Bisnis dan kesibukkan2 lainnya. Hari2 nya penuh dengan kesibukkan. Bahkan disaat libur kerja pun juga disibukkan dengan hobbi dan kesenangan lainnya, entah sepedaan, mancing dll.

    Menyempatkan jalan2 dengan anak pun seringkali tak mampu kita jalani, bahkan kita seringkali berjanji dengan anak2 kita, tapi dengan mudahnya kita ingkari sendiri. Akhirnya, tak sadar kita telah menanamkan pada anak2 kita untuk tidak peduli dan mudah mengingkari janji.

    Maka, HADIRKAN HATI MU ketika bersama dengan anak2 kita, jika kita punya dana yang cukup, kita bisa mengajak mereka pergi kemana yang mereka suka. Tapi, jika kita tak punya dana yang cukup, tidak masalah kita pergi ditempat2 yang murah meriah, yang terpenting adalah HADIRKAN HATI MU untuk anak2 mu. Batalkan seluruh agenda bisnismu, batalkan jadwal2 pertemuan mu, kalau perlu matikan HP mu. 

    Biar dirimu benar2 bisa fokus bersama anakmu. Sehingga kehadiran orang tua dirasakan betul oleh anak2 kita, bukan jasadnya ada ditengah2 mereka, tapi hatinya entah ke mana.

    Jika KAU TAK PERNAH MENGHADIRKAN hatimu, maka JANGAN HARAP KAU MENDAPATKAN HATI ANAK MU. 

    Jika KAU TAK MENDAPATKAN HATI ANAK MU, maka KAU TAK AKAN PERNAH MEMILIKI nya.

    Sedih rasanya melihat seorang anak yang “Kehilangan” sosok orang tuanya sendiri, padahal orang tua ada disisi nya. Seorang Anak perempuan kehilangan sosok ibunya, seorang ibu yang seharusnya mampu membimbing dan mengarahkannya agar bisa menjadi wanita sholehah jarang bersamanya.

    Begitu pula seorang anak laki2 kehilangan sosok ayahnya, sehingga dirinya tak memiliki prinsip hidup yang kuat, tak mampu memutuskan, mampu menjadi pembimbing yang baik, sebab seorang ayah tak pernah mengisi hatinya, sehingga dirinya tak bisa menjadi lelaki sejati.

    Bahkan banyak pula anak2 yang telah “kehilangan” sosok kedua orang tuannya, Akhirnya dirinya hidup tak punya pijakan dan arah yang jelas, sebab orang tua, khususnya seorang ayah tak pernah membimbing dan mengarahkan anak2 nya. 

    Wallahu 'alam bishowab

    Partner Sindikasi Konten:  MENDIDIK ANAK BERKARAKTER SEJAK USIA DINI (Diambilkan dari Catatan harian Pola Pendidikan di PONPES TAHFIZHUL QUR'AN "KH khoirotun Hisan" (KH PUTRA) & (KH PUTRI) 
    0823 2474 5151 (WA)

    Diterbitkan: HarianUmmat.com
    Editor: Aisha Syifa

    YUK BANTU SHARE ......
    MASIH ADA KUOTA SANTRI KH (PUTRA) & (PUTRI) Lulusan SD/MI - PENDAFTARAN SETIAP SAAT SELAMA KUOTA MASIH ADA 

    PENDAFTARAN SANTRIWATI BERKARYA (LULUSAN SMA/MA - TIDAK MAMPU)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru

    loading...