-->
  • Jelajahi

    Copyright © HarianUmmat.com | All About Indonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    Menu Bawah

    Meninggal Dunia, Warga Karangawen Dimakamkan Dengan Prosedur Covid-19

    Harian Ummat
    11 Desember 2020, 11:08 WIB Last Updated 2020-12-11T04:08:26Z
    Meninggal Dunia, Warga Karangawen Dimakamkan Dengan Prosedur Covid-19

    HARIAN UMMAT ■ Salah seorang warga Desa Karangawen, Kecamatan Karangawen meninggal dunia karena terindikasi dan terkonfirmasi virus Covid-19.

    Almarhum berinisal (NG) ini berusia 52 tahun, dan dimakamkan dengan protocol pemakaman Covid-19 di pemakaman umum Dukuh Waruk, Desa Karangawen, semalam (08/12/2010).

    Pria yang berprofesi sebagai Petani ini sebelumnya dilarikan ke Rumah Sakit Sultan Agung Semarang karena mengalami sesak nafas dan batuk-batuk, pada Selasa (17/11) lalu.

    Setelah menjalani perawatan kurang lebih 3 minggu, almarhum NG (52) meninggal dunia dengan status terkonfirmasi Covid-19, dengan diagnose HB rendah dan penyakit liver.

    Pemakaman yang dilakukan oleh Tim Paskuman Dinas Kesehatan Kabupaten Demak ini disaksikan oleh pihak kerabat dan warga, dengan pendampingan dari personel Koramil 13/Karangawen Kodim 0716/Demak Serma Jama’ah, personel Polsek Karangawen, Tim medis Puskesmas Karangawen 1, dan Kades Karangawen Purhadi.

    Saat dikonfirmasi di lokasi, Babinsa Serma Jamaah menjelaskan bahwa almarhum NG (52) meninggal dunia pada Senin (07/12) pukul 17.37 WIB. Karena terkonfirmasi Covid-19, akhirnya almarhum dimakamkan dengan prosedur pemakaman Covid-19.

    Dirinya menghimbau pihak keluarga dan kerabat serta warga untuk tidak mendekat selama prosesi pemakaman berlangsung. Setelah almarhum di kebumikan, barulah diperkenankan mendekat ke pusara almarhum untuk mendoakan.

    Selain itu, pihak keluarga dan warga juga diwajibkan menggunakan masker, dan menjaga jarak aman selama prosesi pemakaman. Hal ini guna mencegah penyebaran virus.

    “Dan kami juga menghimbau kepada pihak tim satgas Covid desa untuk melakukan penyemprotan di sekitar rumah almarhum. Dan kepada pihak keluarga, kami juga menyarankan untuk tidak menggelar tahlilan dengan skala yang besar. Cukup pihak keluarga saja,” tandas Serma Jamaah. (pendim/Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru

    loading...