HU-BANDARLAMPUNG Mas BBM (Budiono Bakti Masyarakat), Chief Executive Officer (CEO) dan Pemimpin Redaksi (Pemred) Media Nasional Pencerah HARIAN UMMAT menghadiri Peluncuran Kedai "Umi Maya" dan merasakan langsung kelezatan menu spesial "Tekwan" dan kesegaran es teh tubruk.
"MaaSyaaALLAAHU TaBaaRokALLAAHU Mantul, Tekwan rasa special yang sulit dicari bandingannya," ungkap jujur Penyambung Lidah Petani Madu, Mas BBM yang didampingi istri Audi Jannati seraya mengacungkan dus jari jempolnya.
Kreativitas dalam dunia kuliner terus melahirkan berbagai inovasi baru yang menarik untuk dicicipi. Salah satunya hadir melalui Kedai Umi MAYA yang menggelar soft launching pada Ahad (7/6/2026) di Jalan Dr. Setiabudi, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.
Kedai yang baru membuka usahanya tersebut langsung menawarkan sesuatu yang berbeda dari kebanyakan kuliner sejenis. Menu andalan yang diperkenalkan kepada masyarakat adalah Tekwan Spesial cita rasa Palembang-Sunda, sebuah perpaduan unik antara kuliner khas Palembang dengan sentuhan khas tanah Pasundan.
Tekwan selama ini dikenal sebagai salah satu makanan favorit masyarakat Sumatera Selatan yang berbahan dasar ikan dan disajikan dengan kuah gurih yang segar. Namun di Kedai Umi MAYA, hidangan tersebut mendapat sentuhan inovatif melalui tambahan cilok berisi telur puyuh, sehingga menghasilkan sensasi rasa dan tekstur yang berbeda dari tekwan pada umumnya.
Perpaduan bakso ikan segar khas tekwan dengan cilok kenyal berisi telur puyuh menciptakan pengalaman kuliner yang unik. Saat disantap, pelanggan akan merasakan kuah tekwan yang gurih berpadu dengan kenyalnya cilok serta kejutan rasa dari telur puyuh di dalamnya. Inovasi inilah yang menjadi identitas utama Kedai Umi MAYA.
Owner Kedai Umi MAYA, Maya Andriani, mengatakan bahwa ide tersebut lahir dari keinginannya menghadirkan sesuatu yang baru bagi para pencinta kuliner di Bandar Lampung.
Menurutnya, menu tekwan maupun model sudah cukup dikenal masyarakat dan banyak dijual di berbagai tempat. Oleh karena itu, dirinya mencoba melakukan terobosan dengan menggabungkan unsur kuliner Palembang dan Sunda dalam satu sajian.
"Tekwan dan model sudah banyak dijual. Karena itu saya mencoba berinovasi dengan memadukan tekwan ikan segar asli dengan cilok berisi telur puyuh yang menjadi ciri khas kuliner Sunda. Saya ingin menghadirkan cita rasa yang berbeda tetapi tetap akrab di lidah masyarakat," ujar Maya kepada Nataragung.id.
Tidak hanya mengedepankan inovasi rasa, Kedai Umi MAYA juga berkomitmen menghadirkan kuliner yang terjangkau bagi seluruh kalangan masyarakat. Hal tersebut terlihat dari paket-paket menu yang ditawarkan dengan harga yang relatif ramah di kantong.
Untuk memudahkan pelanggan, Kedai Umi MAYA menyediakan beberapa pilihan 3 paket menarik, yaitu:
Paket S (Tekwan Spesial +Air Mineral Harga Rp8.000)
Paket M (Tekwan Spesial +Es Teh Tubruk Segar Harga Rp10.000)
Paket L (Tekwan Spesial +Jus Segar Harga Rp12.000)
Dengan harga tersebut, pelanggan sudah dapat menikmati semangkuk tekwan spesial yang menggunakan bahan-bahan berkualitas.
Maya menyebutkan, harga terjangkau bukan berarti mengurangi kualitas bahan baku yang digunakan. Justru sejak awal, pihaknya berkomitmen untuk menjaga mutu rasa melalui penggunaan ikan segar dan bahan-bahan pilihan.
"Meski harga kami terjangkau, kami tetap mengutamakan kualitas. Ikan yang digunakan adalah ikan segar dan bahan lainnya juga kami pilih dengan baik agar rasa tetap terjaga dan pelanggan merasa puas," ujarnyanya.
Soft launching Kedai Umi MAYA juga menjadi momentum bagi Maya untuk memperkenalkan usaha kuliner yang dirintisnya kepada masyarakat luas. Ia berharap kedainya dapat menjadi tempat kuliner keluarga yang nyaman sekaligus menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati makanan lezat dengan harga bersahabat.
Selain menawarkan tekwan spesial, ke depan Kedai Umi MAYA juga berencana menghadirkan berbagai menu pendamping dan minuman segar untuk melengkapi pengalaman bersantap para pelanggan.
Antusiasme para pengunjung yang hadir pada hari pertama pembukaan menjadi sinyal positif bagi perkembangan usaha tersebut. Sejumlah pelanggan mengaku penasaran dengan perpaduan tekwan dan cilok telur puyuh yang jarang ditemukan di tempat lain.
Dengan konsep sederhana, harga terjangkau, serta inovasi rasa yang unik, Kedai Umi MAYA berpotensi menjadi salah satu destinasi kuliner baru yang patut diperhitungkan di Kota Bandar Lampung.
Bagi para pencinta kuliner, khususnya penggemar tekwan, tidak ada salahnya menyempatkan diri untuk berkunjung dan mencicipi langsung Tekwan Spesial Palembang-Sunda yang menjadi andalan Kedai Umi MAYA. Sebab, di balik semangkuk tekwan hangat tersebut, tersaji perpaduan dua budaya kuliner Nusantara yang diracik dengan kreativitas dan cita rasa khas rumahan.




