-->
  • Jelajahi

    Copyright © HarianUmmat.com | BERITA ISLAM INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Hadapi Propaganda Paham Transnasional, NU Teguhkan Kemandirian Aswaja

    HarianUmmat.com
    , Selasa, Desember 07, 2021 WIB Last Updated 2021-12-07T01:16:50Z
     

    HARIAN UMMAT ■  Kemandirian berdakwah Ahlussunah Wal Jamaah (Aswaja) menjadi tekad Organisasi Nahdlatul Ulama, bahkan untuk lebih meneguhkan Aswaja, Pengasuh Ponpes Darunnajah Pruwatan Bumiayu KH Aminudin Mashudi telah mendirikan Kanzul Ilmi Center (KIC).

    KIC sendiri merupakan tempat pusat pembelajaran ilmu islam.

    "KIC menjadi benteng ajaran aswaja yang konsisten membumikan kitab kuning, khususnya dalam menghadapi propaganda paham transnasional yang begiru masif," ujar  KH Aminudin Mashudi saat peringatan Harlah Ke-3 KIC, di Bumiayu, Brebes, pada Minggu (5/12).

    Untuk itu, lanjut Kiai, kita perlu mendoakan bersama agar KIC istiqomah sampai hari Kiamat dalam berdakwah Aswaja. 

    Sementara pengasuh sekaligus founder KIC, Dr KH Ahmad Najib Afandi MA dalam sambutannya mengungkap sejarah singkat berdirinya KIC. 

    Diceritakan, pembangunan KIC dimulai sejak Juli 2016 dan diresmikan 2 Desember 2018 oleh Rais Syuriyah PWNU KH Ubaidillah Sodaqoh.
     
    Gus Najib  ( panggilan akrabnya) menjelaskan, bahwa pembangunan KIC murni swadaya masyarakat dan jamaah serta donasi yang tidak mengikat, ujar Gus Najib yang juga Pengasuh Ponpes Al Hikmah 2 Benda.


    KH Aminudin Abdul Rosid dari Brebes, mengingatkan jamaah dan masyarakat bahwa ilmu agama adalah sebuah kebutuhan wajib setiap muslim sebagai bekal ibadahnya. Ilmu juga menjadi pembeda antara manusia dengan hewan. 

    Dan masyarakat harus bersyukur masih ada majelis taklim dan kiai yang mengajarkan ilmu secara gratis.  Karena itulah sangat merugi kalau sampai tidak mengaji.

    "Manfaatkan KIC yang memiliki gedung megah dan tanpa harus membayar," himbaunya.

    Hal senada disampaiakan H. mufid Sahlan, Pengasuh Ponpes Buntet yang turut hadir. Beliau mengajak masyarakat untuk tekun mengaji selama masih sehat waras kuat. 

    Melalui lantunkan syair-syair jawa dengan iringan sholawat jamaah. Banyak pesan-pesan dan motivasi untuk belajar ilmu,  khususnya ilmu agama. (Wsdn/Roni)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    BERITA TERBARU