-->
  • Jelajahi

    Copyright © HarianUmmat.com | BERITA ISLAM INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Ketua Forum ZIS Sukabumi Pastikan Lembaga ZIS Tidak Kelola Zakat

    HarianUmmat.com
    , Minggu, November 21, 2021 WIB Last Updated 2021-11-21T10:58:46Z

    HARIAN UMMAT ■ Puncak acara peringatan Maulid Nabi SAW, 1443 H tahun 2021 Masehi dan Milad ZIS Pasar Cicurug ke 6, berlangsung di GOR Putsal Pasar Semi Modern Cicurug, Kabupaten Sukabumi,  ZIS Pasar Cicurug Santuni ratusan anak Yatim dan Istigosah, pada Minggu,(21/11/2021).

    Pantauan KilasInfo.id, istighotsah di pimpin oleh KH. Mahmud Hasyim Pimpinan Pondok Pesantren An-Annyzomiyah, dan dihadiri oleh Pengasuh Ponpes GIM Al-Amin Karang sirna, Ajengan Anom KH. Rahmat, Ketua Forum ZIS sekaligus Ketua NU-CARE LAZISNU Kabupaten Sukabumi H. Ade Daryadi, Penasehat ZIS Pasar Cicurug KH. Aep Saepudin, Kasi Kesos mewakili Camat Cicurug, Ketua Forum ZIS Kecamatan Cicurug, Ketua ZIS Pasar Cicurug, Pengurus Perwapas Pasar Cicurug, undangan serta para Santri Ponpes An-Nizhomiyyah Rawasidkin, ibu-ibu Majelis Ta'lim dan ratusan anak Yatim. 

    Usai istighotsah Ketua Forum ZIS Kabupaten Sukabumi H. Ade Daryadi secara simbolis menyerahkan santunan ke dua anak Yatim dan di lanjutkan santunan oleh panitia. 

    Ketua Forum ZIS Kabupaten Sukabumi H. Ade Daryadi mengakatan, ZIS Pasar Cicurug ini tidak terasa sudah berusia 6 tahun mulai dibentuk tahun 2014.

    Tepatnya di sini kalau tadi KH Aep Saepudin mengatakan bahwa ditempat ini dulu dibentuk, diberikan pemahaman kaitan zakat infaq shodaqoh melalui sosialisasi kemanfaatan program dan keutamaan program. 

    Zakat infaq shodaqoh adalah program belajar zakat sebelum nisab dan mempunyai tema terimakasih, setiap terima kita langsung kasih karena apa yang kita terima kita yakini 2,5 % adalah hak orang lain.

    Tadi dikatakan bahwa Ketua ZIS Pasar Cicurug langsung di bawah forum ZIS Kabupaten Sukabumi dan alhamdulilah Ketua ZIS Pasar Cicurug Bapak H. Abah Ujang, beliau juga sudah menjabat 2 kali kepengurusan dan mudah-mudahan setiap tahunnya semakin diberikan kekuatan, diberikan kesehatan beserta para pengurusnya agar senantiasa kegiatan seperti ini semakin meningkat dan semakin maju.

    "Kita mendengar bahwa kegiatan ini mulai dari tadi pagi, selain pelaksanaan kegiatan sunatan massal, santunan yatim dan ditutup istighosah Akbar," jelas Ade. 

    Ade berharap, mudah-mudahan dalam pelaksanaan istighosah Akbar ini apa yang disampaikan oleh KH. Aep Saepudin bahwa di pasar ini dan mohon jangan diragukan, pasar tempat perguliran ekonomi, ekonomi masyarakat termasuk di Pasar Cicurug ini. 

    " Kami yakini, saya atas nama Ketua Forum ZIS Kabupaten Sukabumi sekaligus Ketua lembaga Amil Zakat Nahdatul Ulama Kabupaten Sukabumi menyampaikan bahwa di Kabupaten Sukabumi ada 2 pasar yang mengikuti program ZIS, diantaranya pasar Cicurug, pasar Cibadak, serta komunitas nelayan yang ada di komplek perikanan pelabuhan ratu," terangnya. 


    Di Kabupaten Sukabumi, alhamdulilah sudah terbentuk di masing-masing wilayah walaupun belum semuanya, tetapi yang berbeda pelaksanaan adalah di ZIS Pasar, karena tidak semudah pengelolaan infaq dan shodaqoh tidak dikelola oleh masyarakat. 

    " Terimakasih ZIS Pasar senantiasa bisa menjadi contoh kegiatan pengelolaan infaq shodaqoh untuk lembaga lainnya, inshaallah setelah nanti mukhtamar kami sudah 2 periode sebagai Ketua Lazisnu Kabupaten Sukabumi dan nanti diserahkan kepada yang lainnya mudah-mudahan nanti ketuanya orang Cicurug," harap Ade. 

    Lembaga ZIS, ada kalimat zakat tapi tidak mengelola zakat, yang dikembangkan kaitan infaq dan shodaqoh saja tetapi mengaji kepada zakat sebesar 2,5%, maka program ZIS ini belajar zakat sebelum nisab.

    "Kita sadari zakat terbagi beberapa bagian, kita hanya tahu menjelang idul Fitri saja, padahal ada zakat profesi, zakat mal. ZIS tidak mengelola zakat tetapi diserahkan kepada lembaga yang sudah ditentukan oleh pemerintah, di Kecamatan Cicurug ada UPZ, BAZNAS, Lazisnu. ZIS tidak mengelola zakat, jangan salah berasumsi apabila ada yang sakit, meninggal, kegiatan lainnya dibiayai oleh ZIS karena ini bukan uang zakat," jelasnya. (KI)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    BERITA TERBARU